Renang Bareng Hiu di Maldives

Beberapa saat sebelum speedboat kami berhenti di White Shark point, Mbak Fista nyeplos, “Kita ini renang aja nggak bener ya. Lah ini kita mau renang sama Hiu. Di Samudera Hindia lagi”. Sesaat saya bengong sambil mengiyakan dalam hati dan senyum nyengir.  Lanjutkan membaca “Renang Bareng Hiu di Maldives”

Iklan

Ditilang di Mandalay

Saya yakin siapa pun nggak ada yang mau berurusan dengan polisi. Apalagi kalau ditilang gara-gara melanggar rambu lalu lintas. Kalau bayar di tempat sayang uangnya, tapi kalau ikut sidang kudu sabar karena STNK-nya ditahan kurang lebih selama dua minggu. Urusannya jadi serba ribet pokoknya. Makanya nggak heran kalau kebanyakan pengendara selalu berusaha buat menjadi “anak baik” kalau pas lagi berkendara. Kalau tiba-tiba dianggap melanggar lalu lintas dan ditilang ya berarti memang pas lagi apes. Lanjutkan membaca “Ditilang di Mandalay”

Blusukan dan Dipanggang di Bagan

snapseed

Jauh sebelum istilah blusukan ngetren setelah dipopulerkan oleh Presiden Jokowi, pas saya masih bocah orangtua saya sudah sering menyebut kata blusukan. Dalam konteks ini bukan diajak blusukan. Yang ada malah dilarang walaupun pada akhirnya saya nekat melakukannya. Blusukan identik dengan main ke tempat-tempat yang nggak selalu dijangkau manusia atau di tempat-tempat yang nggak umum. Contohnya di hutan, di perkebunan, atau malah di tempat-tempat nyempil di antara komplek perkampungan atau tempat pembuangan sampah. Selama di Bagan, Myanmar, saya kembali blusukan  di tengah hutan gersang dan kering yang terdapat ribuan candi berwarna Merah Bata. Lanjutkan membaca “Blusukan dan Dipanggang di Bagan”

Karanganyar Kekinian

snapseedKita nggak pernah tau dan menyangka kalau perkembangan zaman menuntut manusia ke unpredictable things. Contohnya? Sekarang kebutuhan foto-foto di tempat wisata, restaurant, bahkan tempat ibadah menjadi salah satu syarat ketika liburan. Nggak heran, pihak-pihak penyedia dan pendukung pariwisata semakin brilliant untuk berinovasi. Sasarannya nggak lagi cuma di kota-kota besar. Daerah manapun yang potensial dikunjungi wisatawan pasti akan dikembangkan agar semakin menarik magnet pengunjung. Salah satu caranya adalah menyediakan spot foto atau membangun fasilitas penunjang, seperti restaurant atau cafe dengan interior dan arsitektur yang foto-able atau menyuguhkan pemandangan alam. Hal ini ternyata juga terjadi di Karanganyar, Jawa Tengah. Lanjutkan membaca “Karanganyar Kekinian”

Makan-makan Enak di Semarang

Saya terakhir kali berkunjung ke Semarang tahun 2015, tapi tidak banyak mencicipi kulinernya. Paling mentok ya cuma bawa oleh-oleh Lumpia Semarang yang sebiji porsinya bisa muat untuk dua orang. Beberapa hari yang lalu saya dan dua teman SMA saya, Saddam dan Mega ke Semarang tanpa tujuan yang jelas. Kalau kata mereka yang penting keluar. Berhubung bagi kami menyusun jadwal dengan menyesuaikan masing-masing jatah cuti cukup susah, akhirnya langkah tepat adalah waktu weekend. Singkat sekali memang. Tapi paling enggak traveling tanpa arah tujuan, tiga hari sudah sangat cukup. Lanjutkan membaca “Makan-makan Enak di Semarang”